Aku udah percaya banget sama kamu. Apa kamu mengetahuinya? Apa kamu menyadarinya? Apa kamu merasakannya?!
Aku udah mencoba untuk tak menganggap berat hal ini, kulalui saja keadaan ini seperti semuanya berjalan baik, berjalan mulus. Padahal tidak. Kau pun sebenarnya juga tau. Tapi, entah ada apa denganmu? Apakah kamu menganggap semua baik2 saja? Apakah kamu menganggap semua ini wajar2 saja. Atau bahkan jangan2 kamu tak pernah menyadari semua ini.
Kemana saja kamu selama ini. Di saat aku tak memperhatikan dunia luar, kau mengajakku untuk masuk dan bertualang di duniamu. Saat ini, saat aku sudah masuk, dan semakin masuk, kau tak ada. Kamu dimana? Apa kamu memang berencana untuk seperti itu. Kamu hanya ingin aku masuk dan mengenali duniamu, dan seterusnya terserah aku. Namun, apa dayaku?? Aku tak dapat berbuat apa2 di duniamu ini. Seharusnya kau ada disini. Untuk menemaniku, untuk mengantarkanku. Entah itu ke pintu keluar, atau bahkan kembali lagi ke pintu masuk.
Aku tersesat di duniamu ini. Aku juga tak dapat mengambil keputusan. Entah kenapa, sepertinya seluruh kekuatanku hilang di duniamu ini. Kau seperti mengambil semua kekuatanku. Kau ambil semua dayaku. Kau pengaruhi aku dengan doktrin2 yang berusaha untuk merobohkan tiang2 ragaku.
Sampai kapan kau mau seperti ini. Apakah kau ingin seperti pahlawan kesiangan yang datang saat semuanya sudah terlambat? Atau apa? Aku sama sekali tidak bisa melacak keberadaanmu, atau menebak isi hatimu. Yang kutahu, kau melarikan diri dariku. Entah kenapa? Aku seperti merasa seperti itu.
Jika kau memang masih ada di duniamu ini, cepat lah datang. Seseorang sangat membutuhkanmu. Mungkin tidak untuk ditemani setiap saat, atau membacakan cerita sebelum tidur. Hanyalah sekedar kabar yang ku butuhkan. Kabar baik, atau kabar buruk, itu ada padamu.